Laman

Arwah kiper Celtic di stadion Rangers

Written By Alfian Dwi Antono on Minggu, 27 November 2011 | 05.46


John Thomson, seorang kiper yang bermain untuk Glasgow Celtic dan Skotlandia. Thomson lahir di Kirkcaldy pada 1909. Ia besar di kalangan keluarga penambang di Fife.


Kisah hidup indah yang semula membentang di hadapan Thomsong terhenti saat Celtic bertangang ke kandang musuh sekota, Rangers, di Ibrox pada 5 September 1931.

Memasuki babak kedua, Thomson dan center Rangers, Sam English, sama-sama melompat untuk menanduk bola tinggi. Keduanya bertabrakan. Saking kerasnya tabrakan itu sampai-sampai tengkorak Thomson retak karena terhatam lutut, English.

Thomson pun langsung tumbang. Semula, penonton mengira Thomson bisa bangkit lagi setelah tabrakan itu. Tidak ada yang tahu bahwa saat itu juga Thomson sedang berada dalam kondisi menghadapi sakratul maut, kecuali oleh orang-orang yang melihat langsung betapa parahnya cedera Thomson ketika itu.

Thomson pus segera dibawa ke rumah sakit. Pertandingan dilanjutkan dalam situasi yang sangat tak mengenakkan dan berakhir dengan skor 0-0.

Di rumah sakit Victoria, pada pukul 21:45, Thomson pun mengembuskan napas terakhir. Saat itu, usianya baru 22 tahun, Thomson kemudian dimakamkan di Pemakaman Umum Bowhill di Fife pada 9 September. Banyak sekali pelayat yang mengantar kepergian Thomson. Menurut biografi Thomson, ada 30 hingga 40 ribu orang.

Peti mati dibawa oleh para pemain Celtic. Di Ibrox ada bunga-bunga putih pada hari pemakamannya sebagai penghormatan.

Pada 1993, akhirnya sebuah jalan di Fife diberi nama Thomson Court, sebagai kenangan atas John Thomson. Parasuporter Celtic pun tidak ada yang melupakanThomson, bahkan ketika abad telah memasuki angka 21. Makam Thomson di Fife masih selalu dikunjungi oleh suporter Celtic.

Memang, Thomson sulit untuk dilupakan, bahkan oleh Rangers sekalipun. Soalnya jika sedang "beruntung", maka akan ada penampakan arwah Thomson di antara dua tiang gawang di Ibrox, seakan ingin menegaskan bahwa ia masih bisa menjaga gawang Celtic dari gempuran pasukan Rangers.

lucunya, berita itu termuat di sebuah situs online yang berisi promosi pariwisata di Skotlandia!

Entah bagaimana perasaan para suporter dan pemain Rangers selama ini kala melihat bahwa stadion kebanggaan mereka justru dihantui oleh arwah pemain dari klub bebuyutan.

Mungkin, para suporter Celtic pun menyesali mengapa Thomson harus meninggal di Ibrox dan bukannya di kandang Celtic, Celtic Park. Tapi, ada bagusnya juga. Soalnya, hingga kapan pun, akan selalu ada ekstra kiper Celtic meski hanya dalam bayangan setiap kali klub itu bertandang ke Ibrox.




0 comments:

Posting Komentar

Kritik dan saran anda sangat berguna bagi blog ini ..
Silahkan tinggalkan komentar anda dibawah ya ..

Jangan lupa follow blog ini juga ya ..
Terima kasih

 
Back To Top Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...